Tuesday, July 20, 2010

The Black Death, Wabah Penyakit Terburuk Sepanjang Sejarah

Black Death mungkin bisa dikatakan sebagai wabah terburuk sepanjang sejarah. Bagaimana tidak, wabah mematikan ini telah mengurangi populasi Eropa hingga 60 %. Bahkan dikatakan pada saat itu, jenazah - jenazah korban keganasan Black Death bergelimpangan dimana - mana di benua Eropa. Bagaimana wabah ini dapat membuat teror yang begitu mencekam bagi masyarakat di dunia?




Black Death merupakan salah satu wabah penyakit paling mematikan sepanjang sejarah manusia. Wabah ini menyebar dengan cepat di benua Eropa pada tahun 1348 sampai 1350. Lalu, apakah penyakit yang menyebabkan epidemi seperti itu?

Kutu tikus

Wabah penyakit yang menyebabkan teror itu adalah wabah pes dan radang paru yang disebabkan oleh bakteri Yersinia Pestis. Wabah ini diduga menyebar pertama kali di Asia, tepatnya di daerah China pada tahun 1346. Bakteri yang terdapat pada tikus ini kemudian dibawa oleh kutu tikus, dan sialnya kutu ini merupakan parasit yang bisa hidup di tubuh manusia, sehingga jika manusia terjangkit oleh kutu ini, maka ia akan mengalami radang paru. Orang - orang yang sakit ini merupakan pedagang - pedagang yang akan kembali ke Eropa, jadi wabah ini telah menyebar di kapal, dan penyakit ini ditularkan melalui udara.



Beberapa kisah menceritakan jika di Crimea, suatu pusat perdagangan di China, diserbu oleh kelompok Mongol. Kelompok ini kemudian membuang jenazah yang terinfeksi penyakit ini ke tengah keramaian. Pedagang - pedagang dari Eropa yang terjangkit inilah yang membawa penyakit ke Eropa dan menimbulkan wabah terburuk.



Black death telah membuat populasi dunia berkurang dari sekitar 450 juta jiwa menjadi sekitar 350-375 juta jiwa pada tahun 1400. Eropa membutuhkan 150 tahun untuk memulihkan populasinya yang berkurang drastis itu.

Black Death dikategorikan menjadi tiga tipe wabah, ini karena selama wabah black death berlangsung, diteukan gejala - gejala yang berbeda. Wabah tersebut yaitu wabah pes, wabah infeksi paru - paru, dan wabah infeksi darah yang merupakan paling mematikan dari ketiga jenis wabah tersebut.

Yersinia Pestis

Seperti yang sudah saya sebutkan tadi, wabah ini disebabkan oleh bakteri Yersinia Pestis yang dibawwa oleh Tikus Hitam (Rattus rattus) dan menyebar oleh kutu yang hidup di tikus tersebut. Manusia yang telah terjangkit oleh Yersinia Pestis akan meninggal dalam waktu 3 sampai tujuh hari.

Peta penyebaran wabah black death

Menurut sejarawan, black death mulai menyebar di daratan China pada tahun 1346, penyakit ini pertama kali dibawa oleh para pedagang yang melakukan perjalanan pada tahun 1320-1330 hingga sampai di Crimea, pusat perdagangan di China saat itu. Dari Crimea, penyakit ini terus menyebar ke Eropa Barat hingga ke Afrika. Penyakit ini telah membunuh setidaknya 75 juta jiwa, Eropa sendiri kehilangan 25 - 50 juta jiwa penduduknya saat itu, dan memicu terjadinya krisis ekonomi. Karena banyaknya penduduk Eropa yang tewas, kelangkaan tenaga kerja terjadi di seluruh penjuru benua Eropa.

Pada awal abad ke-19, wabah ini mulai reda, namun ternyata muncul penyakit baru yang juga berasal dari Asia. Wabah yang disebut dengan Kolera Asia ini juga menyebar dengan cepat di benua Eropa selama abad 19 sampai dengan abad ke-20, namun penyakit ini tidak separah seperti apa yang disebabkan oleh black death.

Oh ya, wabah ini disebut dengan black death karena penyakit ini pada umumnya membuat warna kulit penderitanya berubah menjadi agak gelap, namun ada juga yang mengatakan jika nama black death diberikan karena penyakit ini dibawa oleh tikus hitam.

Gejala Penyakit

Gejala black death dibagi menjadi tiga sesuai dengan wabah yang sudah saya sebutkan diatas tadi.

Wabah pes yang dikatakan merupakan biang keladi terjadinya wabah ini menyebabkan demam yang cukup tinggi, yaitu sekitar 38–41 °C, sakit kepala, sakit yang luar biasa disekujur tubuh, mual - mual, dan tidak enak badan. Persentase kematian jika terjangkit wabah ini adalah sekitar 30 - 75% dan Dalam delapan hari, 4 atau 5 orang meninggal karena wabah jenis ini.

Wabah jenis kedua, yaitu infeksi paru - paru yang sering ditemukan selama wabah Black Death. Gejala yang terjadi adalah demam, batuk dan dahak yang berwarna merah. Persentase kematian jika terjangkit wabah ini adalah 90 - 95%.



Wabah jenis ketiga, yaitu infeksi darah merupakan jenis penyakit yang paling jarang ditemukan selama wabah black death, namun jenis ini juga yang paling mematikan dengan persentae kematian mencapai 100%. Gejalanya adalah demam yang sangat tinggi, dan warna kulit yang berubah menjadi lebih gelap.

Banyak yang menduga bahwa tingginya tingkat kematian akibat wabah ini disebabkan karena pengetahuan medis yang minim. Satu - satunya cara untuk memusnahkan bakteri ini adalah dengan membakar jenazah yang terinfeksi. Dikisahkan bahwa mayat - mayat orang Yahudi yang meninggal akibat wabah ini dibakar untuk mencegah wabah semakin menyebar.

Salah satu upaya untuk memutus rantai penyebaran wabah ini adalah dengan membuat tempat untuk mengisolasi orang - orang yang terjangkit dengan orang - orang yang sehat. Ketika orang - orang yang sakit mulai meninggal satu persatu, jenazah mereka kemudian dibakar, dan begitu seterusnya hingga wabah semakin lama wabah semakin reda dan berkurang, meski butuh waktu yang cukup lama untuk melakukannya.

Krisis ekonomi yang melanda benua Eropa membuat banyak budak - budak yang mendapat kemerdekaannya untuk digunakan sebagai tenaga kerja. Beberapa negara Eropa juga mengalami perubahan di sektor religi, kebudayaan, dan aspek sosial lainnya yang merubah kehidupan masyarakat Eropa.

Sekian dulu postingan kali ini, semoga dengan artikel ini dapat menambah pengetahuan kita tentang salah satu sejarah kelam dalam kehidupan manusia. Oh ya, sampai saat ini penyakit ini masih tergolong penyakit yang berbahaya, meskipun medis modern telah mampu menanganinya, kita harus tetap waspada.

(wikipedia, insecta-inspecta.com )

25 comments:

harits indi pradana said...

pertamax!
:3
baca dlu..

harits indi pradana said...

noo.. kulitku gelap berarti aku terkena wabah..
heelp...

harits indi pradana said...

selamat buat vahn, blog kamu menang HAAW kategori newcomer blog, cek emailmu vahn
=p

Anonymous said...

Ketiga....

who i am said...

waahh... kasihan kalo temen gue yg item2 d bakar,,.,.

Ady Inbox said...

Penyakit ini ada di daftar nomor 1 dalam buku "100 Bencana Terbesar Sepanjang Sejarah"....
Mengerikan...

Beruang said...

untung di indo cuma ada penyakit kencing tikus... :P

Andika said...

Untung Louis Pasteur cepat lahir kalau tidak wabah2 serupa pasti akan terus berlanjut. Oh ya kalau tidak salah Influenza adalah wabah penyakit terbesar kedua setelah black death ini

Vahn Saryu said...

@who i am
Trkdng wrna tbh org yg trjnkit pnykt ini brbh mnjdi keunguan

@Adi Inbox
Ya,black death memang sgt mngrikan..

@Andika
Seandainya pnykit ini tdk ada yg mnliti,mgkn slrh populasi Eropa akan msnah,he..he

Lica Lawliet said...

klo kelinci gmana? Bs trjangkit jg? Soalnya kelinci jg sodara jauhnya tikus kan? (semoga ngga.. T.Ta)

Vahn Saryu said...

Menurut wikipedia,kelinci jg bs mnjdi mdiator pnyebaran bkteri ini,tp sy krng thu apkh ktu tkus jg dpt hdup di tbh klinci :)

Lica Lawliet said...

what?! Ahh... No way.. Hiks.. TT.TT

Vahn Saryu said...

Hmm..sprtinya Lica pnggmar klinci,he..he
Ngga usah khwtir, pnykit ini skrng sdh bs dtngani kok,n vksin utk hwanny mgkn jg sdh trsdia,hehe

MY Free Zone said...

Saya pernah baca bukunya..
Black Death no.1 dari 100 bencana terburuk sepanjang sejarah ...

Lica Lawliet said...

iya, penggemar sejati.. >.<
ohya? Horee.. Tp sayang, kota tempat sy tinggal blm ada dokter hewan.. Hiks.. T.Ta

revoreva said...

kok kayaknya di Indonesia belum pernah dengar ya? Apa emang gak pernah terjadi di Indonesia?

Vahn Saryu said...

@revoreva
Sbnrny ksah ini sdh bredar smpai k Indnsia kq,hny sj sdkit yg thu ttg trgdi ini

Tawon Republik said...

Ada teori lain juga soal persebaran penyakit ini di Eropa. Kabarnya tentara Mongol melontarkan mayat-mayat yg sudah meninggal akibat penyakit ini memakai mangonel untuk membombardir pertahanan musuh semasa penyerbuan ke Eropa. Karena mayat-mayat itu berserakan di perbentengan, maka penyakit itupun kemudian menyebar & akhirnya menjadi wabah di Eropa

Olsen said...

Dulu w pernah baca artikelnya di kompas tahun 2009 kalo ga salah (tgl 25 desember).. Ngeri banget pas bacanya sampe keingetan sampe sekarang. Kalo ada yg bisa dapetin artikelnya, boleh tuh... Ngeri bgd soalnya

Obat Radang Paru Paru Anak said...

obat tradisional jelly gamat
obat pengering luka jahitan
obat luka operasi
obat sering kencing
obat nyeri lutut
obat hepatitis pada anak
obat penyakit jantung koroner
obat benjolan di gusi
kantor jelly gamat gold-g
Obat Benjolan Di Lidah

unknown said...

Sebenarnya pes muncul karena runtuhnya moral bangsa Eropa pd masa itu.Terutama krn perzinahan dan pergaulan bebas yg merajalela. Allah menurunkan azab kpd kaum yg zalim. Naudzubillah..

Arif Nouvrian said...

Itu mah rabies....ramai bgt sampe puluhan ribu korbannya

Arif Nouvrian said...

Itu mah rabies....ramai bgt sampe puluhan ribu korbannya

agaricpro said...



obat infeksi telinga atau congek
obat vitiligo
obat hidrokel anak paling ampuh
obat hernia anak paling ampuh
obat testis besar sebelah
obat hernia pada anak bayi
obat alami Teratozoospermia
obat darah tinggi
obat liver
obat herbal hidrokel paling ampuh tanpa operasi

Kusakawa Yuuta said...

Bahkan game nya pun ada