Tuesday, July 13, 2010

Benarkah Ular Yang Ditemukan di China Mempunyai Kaki ?

Berita ini mungkin telah lama beredar, bahkan sudah dibahas di blog misteri Enigma, namun benarkah ular ini benar - benar memiliki kaki ? Mari kita perhatikan sekali lagi makhluk ini.


Berita tentang penemuan ular berkaki ini mulai menyebar di bulan September 2009. Seorang penduduk lokal bernama Dean Qiongxiu, 66 tahun menemukan hewan ini sedang bergelantungan di dinding kamarnya.

Karena ia ketakutan setelah melihat hewan ini, ia memukul hewan itu sampai mati dan mengawetkan bangkainya. Penemuan hewan ini begitu menarik karena ular ini memiliki cakar tunggal yang terletak disamping tubuhnya.



Tetapi, benarkah ular ini memiliki kaki yang digunakan layaknya anggota tubuhnya yang lain? Menurut para ahli, nenek moyang ular dahulu mungkin memiliki cakar, dan beberapa ular yang memiliki cakar pernah ditemukan, namun tidak seperti yang ditemukan di China, berikut gambarnya.







Menurut Roberto Takata dari Gene Reporter, kaki yang terdapat pada ular yang ditemukan di China itu tidak cocok dengan susunan tubuhnya. Seperti yang kita lihat, arah kaki tersebut berlawanan dengan arah kepalanya, sehingga terkesan kaki itu terbalik. Mungkin kelainan genetik penyebabnya, namun ia berpendapat bahwa jika kelainan genetik penyebabnya, kaki itu tidak akan berbentuk sempurna, apalagi lengkap dengan cakarnya.

Ia berpendapat bahwa penjelasan yang paling masuk akal tentang ular ini adalah kaki itu adalah kaki mangsanya. Lho, kok bisa? Takata mengatakan jika kaki itu mencuat keluar karena mangsanya berukuran lebih besar dari tubuh si ular, sehingga kaki itu mencuat keluar, entah (maaf, red.) merobek tubuh ular itu atau tidak.

Lalu, bagaimana kesaksian Dean Qiongxiu yang mengatakan bahwa hewan ini menggunakan kakinya? Takata mengatakan jika hal itu mungkin saja persepsi yang salah dari saksi mata. Saksi mata mengaku mendengar suara garukan, dan ketika ia melihat ular ini, ia langsung mengira bahwa ular ini menggunakan kakinya untuk merayap di dinding.

Jika kita perhatikan lagi tubuh ular ini, tampak bagian di sekitar kakinya menggembung, ini bisa saja karena ular ini baru saja menyantap mangsanya.



Dibawah ini merupakan contoh lain ular yang memangsa hewan lain yang lebih besar dari tubuhnya. MAAF, GAMBAR DIBAWAH INI SANGAT TIDAK MENYENANGKAN UNTUK DILIHAT, JADI SILAHKAN PERTIMBANGKAN DAHULU SEBELUM MELIHAT GAMBAR INI.






Berikut adalah gambar mengenai analisa tentang dugaan "kaki tambahan" pada ular tersebut.



Jika memang gambar diatas memang tepat, maka katak yang diduga sebagai penyebab kemunculan kaki misterius ular ini merupakan jawaban atas misteri ular berkaki ini. Tetapi, katak sebesar apa yang bisa menyebabkan hal seperti itu?

Namun teori ini memiliki kelemahan. Ular ini dikatakan memiliki panjang 16 inci, jika ia memang memangsa katak itu, maka katak itu harus berukuran lebih besar dari tubuh si ular. Katak terbesar yang pernah ditemukan adalah katak Goliath, yang ditemukan di Afrika. Katak ini memiliki panjang 13 inci, dengan bobot sekitar 3 kilogram. Katak yang besar memang, tapi apakah ular ini memangsa katak Goliath? Saya rasa tidak ,mengingat habitat katak Goliath berada di Afrika.



Mungkin jika dikatakan kaki misterius ular ini berasal dari mangsanya yang lebih besar cukup masuk akal, namun jika katak yang menjadi penyebabnya, saya rasa bukan.

Misteri ular berkaki ini memang belum sepenuhnya terpecahkan, namun setidaknya sedikit petunjuk telah membuka tabir misterinya.

( forgetomori.com )

17 comments:

lialio said...

pertamanyakah?

who i am said...

apakah fotonya nya asli?

tanpa editan kah?

Vahn Saryu said...

@who i am
foto yg mana yg anda mksud? fto ular berkaki itu diklaim foto asli, jika yg dmksud fto ular yg mnelan buaya itu, sy tidak tahu hsil editan atau bukan :)

who i am said...

oh....

harits indi pradana said...

Hhe..gni dong,bgus postnya..
=p
Bwt yg nnya fto editan apa bkn,tu ftonya asli smw gtyu..

Vahn Saryu said...

Kok tahu fotonya asli? tahu darimana Rits?

Anonymous said...

JIRAYA_X

hehe serem juga ya kalo ular ada kakinya. . . Uukh. . Sy paling benci sama binatang melata,khusus nya ular ikh jijik bgt. . Dgr namanya aja udh merinding. . . Haha koment pertama nich . . Stlh mengikuti blog anda dari pertama vahn. . Hehe

Vahn Saryu said...

JIka anda benci dengan hewan melata, maka gambar ular yang menelan buaya itu cukup mengerikan bukan?
Thankas for visiting my blog :)

Kin said...

Penjelasan yang bagus bro...

Andika said...

Penjelasan yang menarik. Tapi ada 2 masalah.
Ditubuh ular ini tidak ada robekkan dan pola kaki sama dengan warna pola kulit ular.

Verisky's Blog said...

Aku udah nunggu2 updatenya.... Thx ya...

Vahn Saryu said...

@Andika
Sbenarnya sy sdh criga dgn fto ini,poin prtma, jka fto dzoom,mka gmbr kaki tsb seolah dtmpel dlm tbh si ular,dgn kta lain tdk mntup kmungknan ini hsl mnipulasi gmbr..
Poin kdua,ktnya hwan ini diawetkan..ttpi gmbr mnunjukkan bngkai yg tmpk msh bru,ini yg plng jnggal mnrt sy
@Kin anda Verisky
Thanks y udah brknjung k blog sy :)

Andika said...

Kalau masih baru, berarti seharusnya tidak ada keterangan dia baru saja memangsa sesuatu, dan mungkin saja foto ini diambil sebelum diawetkan.
:D

Lica Lawliet said...

ughh.. I hate reptiles.. And amphibi! Dan ini si ular dan si katak! Hiyy.. T.Ta

ohya, soal ular yg makan mangsa kegedean.. Bknnya sblm dimakan mangsanya diremukkan dlu tulang2nya? Jd kyknya ga mungkin deh bs smp kyk ular yg makan buaya itu.. Sy ga percaya.. Hehe :P
lagian, klo abs makan trus badannya jd sobek pst udh mati deh ularnya.. Tp itu buktinya ularnya msh bs merayap di dinding.. Hehe
ohya, emg ular bs merayap di dinding? 0.oa
klo di pohon sih iya.. Tp klo di dinding rumah? Bs kah?

Anonymous said...

jiraya_x

lica. . Kan keren. . . Nanti dibikin lirik lagu. . *ular2 di dinding,diam2 merayap. . Datang yg punya rumah. . Glepak. . !!* mati dech. . . Hehe

Andika said...

@Lica, saya bukannya sok pintar ya. Saya sekedar menginformasikan. Kalau Ular yang meremukkan itu umumnya tidak berbisa dan berukuran relatif besar seperti anaconda atau piton sedangkan ular yang berbisa ukurannya relatif kecil dan berwarna cerah(terutama kuning keemasan) walaupun ciri2 itu tidak mutlak. Lalu mengapa badannya tidak sobek, percayalah mereka memiliki mekanisme itu, mereka tidak akan makan dalam jangka waktu yang panjang jika sudah memangsa(sama seperti buaya).

@Vahn, saya cuma ingin menambahkan. Menurut saya ini diakibatkan oleh kesalahan substanasi genetik, atau cacat bawaan. Bahkan seingat saya pernah melihat di Internet ada kambing yang kakinya tumbuh dikepala. Ini cuma usulan saya, untuk segala kekurangan saya minta maaf :D, bukankah diskusi itu baik :D

Vahn Saryu said...

@Andika
Memang kemungkinan jika foto diambil sbelum diawetkan ada benarnya juga, dan saya sudah mendiskusikan foto ini dengan teman saya yang bisa dibilang mahir tentang manipulasi gambar.
Ia mengatakan jika foto tersebut memang ada kemungkinan hasil photoshop, soal warna kulit yang sama, bisa diakali dengan fasilitas pattern kalau nggak salah.
Pendapat kamu memang benar, karena tidak menutup kemungkinan ular ini mengalami kelainan genetik.
yg membuat saya tertarik untuk memposting hal ini adalah berita yang memuat bahwa ular ini diteliti oleh ilmuwan (ada di blog enigma ) namun saya tidak mnemukan informasi lanjutan ttg ular ini :)