Friday, August 27, 2010

Tikus Raksasa Teror Pabrik Lincoln

Sebuah pabrik di daerah Lincoln diteror oleh hewan pengerat berukuran raksasa. Karena telah membuat banyak orang resah, sebuah perusahaan pengontrol hama dipanggil untuk menangani hewan - hewan pengerat raksasa ini.






Rentokil, perusahaan pengontrol hama yang dipanggil oleh pihak pabrik berhasil menangkap dua ekor tikus berukuran raksasa, kurang lebih panjangnya mencapai 30 inci. Berita ini dimuat oleh Lincolnite.co.uk oleh Elizabeth Fish pada tanggal 20 Agustus 2010, dan saksi mata mengatakan bahwa masalah ini bermula dari pernyataan beberapa pekerja yang menyaksikan sepasang tikus berukuran raksasa berkeliaran di sekitar gedung pabrik pada malam hari. Keberadaan hewan pengerat raksasa ini tentu membuat banyak orang resah, karena tikus juga dikenal suka menggigit manusia dan beberapa diantaranya menyebarkan penyakit pes.



Malcolm Padley dari Rentokil mengatakan, " Dua ekor hewan tersebut berukuran kurang lebih 2 kaki, jadi cukup beralasan jika petugas kami terkejut melihatnya." Ia juga mengatakan bahwa kasus seperti ini jarang terjadi. Tikus dapat tumbuh sampai berukuran raksasa dengan kondisi yang tepat, seperti banyak makanan dan air, tempat tinggal yang jarang dijamah manusia, dan jarang diganggu oleh hewan lainnya.

Menurut Lincolnite.co.uk, beberapa waktu yang lalu, tikus raksasa ditembak oleh Brandon Goddard di Bradford, West Yorks dengan panjang tubuh mencapai 30 inci, Tikus ini kemudian dikenal dengan nama Ratzilla, sayang foto dari sumbernya diproteksi, jadi saya tidak bisa menyertakannya.

Pendapat Beberapa Orang

Coypus

Sebagian percaya bahwa dua hewan pengerat yang ditangkap oleh Rentokil itu bukan tikus, melainkan sejenis Coypus Amerika Selatan yang kebetulan ukuran fisiknya hampir mirip dengan deskripsi tikus raksasa diatas. Dalam beberapa dekade, setidaknya telah terjadi 11 penampakan dari hewan pengerat semi akuatik ini di Inggris. Meskipun begitu, belum bisa dipastikan hewan tersebut adalah Coypus.

Tikus Raksasa asal Indonesia

Lilly Hoyland, Sekretaris dari North of England Rat Society juga tidak percaya jika hewan tersebut adalah tikus liar. Ia menganggap bahwa tikus itu mungkin dipelihara seseorang karena untuk mencapai ukuran tubuh seperti itu, pasti diperlukan banyak makanan. Kembali menurut dia, tikus liar dewasa pada umumnya hanya berukuran sekitar 12 inci, meskipun beberapa ada yang mencapai 18 inci, jadi tikus raksasa ini tumbuh dengan tidak normal. Namun, anggapan Lilly ini banyak mendapat sanggahan, diantaranya adalah tidak ada laporan mengenai warga yang memelihara tikus, dan menimbulkan pertanyaan - pertanyaan baru.

Marina Pacheco, seorang kepala pelaksana dari Mammal Society mengatakan jika hewan tersebut bukanlah Coypus, karena coypus memiliki gigi khusus berwarna oranye, dan gigi tersebut tidak ditemukan dalam dua hewan pengerat raksasa tersebut.


Woolly Rats, apakah dia pelakunya?

Meskipun pendapat masing - masing orang berbeda, namun saya setuju dengan pernyataan bahwa hewan tersebut bukanlah coypus karena bagi saya coypus merupakan sejenis berang - berang, sangat jauh dengan gambar diatas. Saya mencoba mencari hewan pengerat yang mirip dengan deskripsi diatas, namun hanya woolly rats yang memiliki deskripsi yang mirip dengan hewan tersebut. Tetapi, habitat mereka berada di Amerika Selatan, dan terdapat perbedaan fisik diantara keduanya. Jadi, pertanyaannya adalah apakah hewan tersebut benar - benar tikus berukuran raksasa? Ataukah spesies baru? atau mungkin hanya rekayasa gambar saja? Pendapat selanjutnya saya serahkan kepada anda. Oh ya, saya mohon maaf karena baru sempat posting artikel baru, karena saya sedang mempersiapkan artikel tentang riset mengenai "The Bloop" yang saya bahas beberapa waktu lalu, so stay Tune...

(thelincolnite.co.uk,wikipedia )

8 comments:

harits indi pradana said...

kwkwkw.. kyanya empuk tuh..
:3
bsa dmakan g ya?

Vahn Saryu said...

Coba aja Rits, kalo saya sih geli megang tikus, hehehe

Science Box said...

hiiii serem bgt tuh... jgn2 tikus itu udh bermutasi kali ya...

BTW, slm knl sobat, blogmu bnr2 pnh misteri, I like it

Anonymous said...

Rupanya nggak hanya manusia yang mengalami obesitas, tikuspun mengalami obesitas juga. Wkwkwkwk. Ini buktinya.

Kalabang.wordpress.com

Vahn Saryu said...

@science box
walah..saya malah merasa artikel misteri saya kurang bro, he.he..he anyway thanks

@Kalabang
Mau tukeran link? nanti akan saya pasang ya bro :)

499 said...

Bener kata Bang Harits, tuh tikus kayaknya empuk bwat dimakan

Arfian said...

gak doyan aku makan tikus panggang ^^

seekor mutan bukan??
mungkin keadaan pabrik yg lembab n bahan2 kimia yg ada mmbuat tikus itu bermutasi (mungkin)

Anonymous said...

kapibara...........